Perpustakaan SMPN 3 Kalasan telah menjadi jantung kegiatan literasi di sekolah sejak didirikan. Berawal dari sebuah ruang kecil dengan koleksi terbatas, perpustakaan ini terus berkembang menjadi pusat sumber belajar yang modern dan representatif.
Pada awal berdirinya, perpustakaan hanya memiliki beberapa ratus eksemplar buku yang sebagian besar merupakan sumbangan dari guru dan siswa. Seiring berjalannya waktu, koleksi bertambah pesat berkat dukungan dari Dinas Pendidikan, donasi masyarakat, dan program pengadaan buku dari pemerintah pusat.
Tahun 2020, perpustakaan mengalami renovasi besar-besaran yang mengubah tata ruang dan layanannya. Transformasi digital dimulai dengan diperkenalkannya sistem OPAC (Online Public Access Catalog) yang memungkinkan siswa mencari koleksi secara online.
Pada tahun 2026, perpustakaan kembali berinovasi dengan meluncurkan sistem keanggotaan digital berbasis NISN dan fitur presensi kunjungan otomatis melalui QR Code.